Metro7online.com.KUDUS— Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus memastikan akses jalan wisata Menara Kudus di Desa Kauman, Kecamatan Kota Kudus, bebas dari pedagang kaki lima (PKL). Penertiban ini dilakukan secara berkala untuk mendukung kelancaran akses bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan tersebut.
Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Andi Imam Santoso, menjelaskan bahwa setelah penertiban bersama Satpol PP, kondisi jalan di sekitar Menara Kudus menjadi lebih lancar. “Wisatawan kini dapat melintas dengan lebih aman tanpa hambatan,” ujar Andi Imam (7/11/2024).
Meskipun penertiban telah dilakukan, Dinas Perdagangan Kudus tetap melakukan pengawasan secara rutin untuk memastikan PKL tidak kembali berjualan di sepanjang jalan tersebut.
Kepala Bidang PKL Dinas Perdagangan Kudus, Imam Prayitno, menjelaskan bahwa kawasan sekitar Menara Kudus memang sudah lama diberlakukan larangan bagi PKL untuk berjualan, terutama di badan jalan. Selain itu, warga sekitar juga mengeluhkan keberadaan PKL yang dianggap mengganggu kenyamanan.
Kepala Satpol PP Kabupaten Kudus, Kholid, menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung penuh upaya Dinas Perdagangan dalam menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11/2007 tentang Penataan dan Pemberdayaan PKL. “Kami berharap PKL mematuhi aturan yang ada, karena pelanggaran terhadap Perda bisa berakibat pada sanksi denda,” ujar Kholid.
Berdasarkan Perda tersebut, PKL yang melanggar aturan dapat dikenakan denda hingga Rp500 juta.
Keberadaan PKL di sepanjang Jalan Menara Kudus sebenarnya sudah berlangsung cukup lama. Namun, seiring dengan meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Menara Kudus dan Makam Sunan Kudus, muncul banyak PKL baru yang berjualan di badan jalan, mengakibatkan sempitnya akses jalan dan gangguan terhadap kenyamanan warga.
Pada awal Oktober 2024, Dinas Perdagangan bersama Satpol PP Kudus melakukan penertiban besar-besaran terhadap PKL yang mengganggu jalur lalu lintas. Hasilnya, kini jalan sekitar Menara Kudus terlihat lebih lebar, bebas dari aktivitas pedagang yang menghalangi jalan, memberikan kenyamanan lebih bagi pengunjung dan warga setempat.
Setelah penertiban ini, Menara Kudus kembali menjadi tempat wisata yang nyaman dan aman. Wisatawan yang datang untuk menikmati sejarah dan budaya kawasan tersebut dapat merasakan pengalaman yang lebih menyenangkan tanpa terganggu oleh aktivitas PKL.(metro7online.com./sbr hms Pemkab Kudus -Dinas perdagangan Kudus).








