Menu

Mode Gelap
Desa Kelet Jepara Bersama IPMAFA Pati Jalin Kerjasama Pengembangan Smart Village Sebaran Kursi Setiap Dapil di Kabupaten Pati Mengenal Haul Soero Dimedjo Soerat, Seorang Demang Wotan Pati Yayasan Peduli Difabel di Kajen Fasilitasi Masyarakat Akses Layanan Dinsos dan Puskesmas Meriahkan Haul Mbah Mutamakkin Kajen, Keluarga Mathaliul Falah Selenggarakan Kolaborasi Mathole’ Fest

Berita · 29 Nov 2024 07:11 WIB ·

Pemantau Pemilihan Perisai Demokrasi Bangsa Akan Laporkan Pihak Yang Berupaya Merusak Demokrasi.


					Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

 

Metro7online.com.PATI – Perisai Demokrasi Bangsa, sebuah lembaga pemantau pemilihan, menyatakan akan melaporkan pihak-pihak yang terbukti menyebarkan spanduk-spanduk provokatif yang berpotensi memecah belah masyarakat pada Pilkada 2024. Spanduk-spanduk tersebut diketahui beredar di berbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, khususnya pada masa tenang dan setelah pemungutan suara (29-11-2024).

Ketua Umum Perisai Demokrasi Bangsa, Muhammad Rikza Hasballa, menyatakan keprihatinannya atas beredarnya spanduk-spanduk provokatif tersebut. Ia menilai bahwa tindakan ini merupakan upaya untuk merusak demokrasi dan mengganggu stabilitas keamanan di daerah.

“Kami melihat adanya upaya untuk merusak demokrasi melalui penyebaran spanduk-spanduk provokatif ini. Tindakan ini sangat tidak bertanggung jawab dan dapat memicu konflik di masyarakat,” ujar Rikza.

Rikza menjelaskan bahwa Perisai Demokrasi Bangsa telah memantau secara intensif situasi di lapangan dan menemukan sejumlah spanduk yang bermuatan provokatif. Spanduk-spanduk tersebut berisi pesan-pesan yang menghasut dan berpotensi menimbulkan perpecahan di masyarakat.

“Kami telah mengumpulkan bukti-bukti terkait penyebaran spanduk-spanduk provokatif ini. Kami akan segera melaporkan temuan ini kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti,” tegas Rikza.

Perisai Demokrasi Bangsa berharap agar pihak berwenang dapat menindak tegas para pelaku penyebaran spanduk-spanduk provokatif tersebut. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas keamanan dan menciptakan iklim demokrasi yang sehat di Indonesia.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga demokrasi dan menolak segala bentuk upaya untuk merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara,” pungkas Rikza.(metro7online.com./sbr pemantau pemilihan perisai demokrasi bangsa).

Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Satsamapta Polres Demak Lakukan Latihan Intensif Tanggap Bencana.

28 November 2025 - 13:49 WIB

Pengusaha Di Kudus Tidak Keberatan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Naik Tahun 2026.

26 November 2025 - 23:38 WIB

Satlantas Polres Demak Bersama Jasa Raharja Gelar Operasi Zebra Candi 2025 Di Pendopo Kecamatan Mranggen.

26 November 2025 - 16:05 WIB

Dalam Rangka Operasi Zebra Candi 2025, Satlantas Polres Demak Gelar Ramp Check Dan Layanan Kesehatan.

25 November 2025 - 08:45 WIB

375 Pelanggar Terjaring Oleh Polres Demak, Dalam Operasi Zebra Candi 2025.

24 November 2025 - 05:57 WIB

Satlantas Polres Demak Gelar Jum’at Berkah Dan Sosialiasi Operasi Zebra Candi 2025.

21 November 2025 - 18:19 WIB

Trending di Berita