Menu

Mode Gelap
Desa Kelet Jepara Bersama IPMAFA Pati Jalin Kerjasama Pengembangan Smart Village Sebaran Kursi Setiap Dapil di Kabupaten Pati Mengenal Haul Soero Dimedjo Soerat, Seorang Demang Wotan Pati Yayasan Peduli Difabel di Kajen Fasilitasi Masyarakat Akses Layanan Dinsos dan Puskesmas Meriahkan Haul Mbah Mutamakkin Kajen, Keluarga Mathaliul Falah Selenggarakan Kolaborasi Mathole’ Fest

Berita · 7 Des 2024 00:09 WIB ·

Pj Bupati Pati Serahkan Bantuan Sarpras Yang Bersumber Dari DBHCHT 2024.


					Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Metro7online.com.PATI– Pj Bupati Pati, Sujarwanto Dwiatmoko, menyerahkan bantuan sarana dan prasarana (sarpras) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2024 kepada para petani tembakau di Desa Kebonturi, Kecamatan Jaken Kabupaten Pati Jawa Tengah.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pati, Camat Jaken, Kapolsek Jaken, dan Danramil Jaken (6-12-2024).

Dalam sambutannya, Sujarwanto menyampaikan apresiasi kepada para petani tembakau yang berperan penting dalam mendukung perekonomian daerah.

“Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya ucapkan selamat karena dari APBD Kabupaten Pati yang sumbernya dari dana cukai rokok, telah kembali ke panjenengan dalam bentuk alat-alat yang dibutuhkan

Bantuan ini akan disalurkan hingga satu minggu ke depan, baik melalui Dinas Pertanian maupun langsung ke kecamatan atau rumah masing-masing,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan daya saing mereka di tengah perkembangan industri tembakau.

“Bantuan peralatan, jalan usaha tani, dan program lainnya diberikan agar petani lebih sejahtera. Bantuan ini juga bisa dikreasikan sehingga petani tembakau memiliki pilihan sebagai petani yang lain. Harapannya, petani tembakau kita mampu memiliki daya saing yang lebih baik,” tambahnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pati, Niken Tri, mengungkapkan alasan dipilihnya Kecamatan Jaken sebagai lokasi acara, karena potensi tembakau yang paling besar di Kabupaten Pati.

“Jaken memiliki sekitar 500 hektare lahan tembakau dari total 856 hektare di Kabupaten Pati, dengan Desa Kebonturi mencapai hampir 100 hektare. Potensi tembakau di Kabupaten Pati terus meningkat, bahkan pada tahun 2024 ini meningkat lebih dari 200% dibandingkan tahun lalu, dari 376 hektare menjadi 856 hektare,” jelas Niken.

Ia juga menyoroti perkembangan positif dalam produksi tembakau di Kabupaten Pati yang kini mencapai 1,5 hingga 2 ton tembakau kering per hektare.

“Dengan harga tembakau kering berkisar antara Rp35 ribu hingga Rp42 ribu per kilogram, sesuai kualitasnya, ini menjadi potensi yang menjanjikan bagi para petani,” tambahnya.

Bantuan sarpras ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk terus mendukung sektor pertanian, khususnya tembakau, yang telah menjadi salah satu sumber pendapatan utama masyarakat Kabupaten Pati.(metro7online.com/sbr hms Pemkab Pati).

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Satsamapta Polres Demak Lakukan Latihan Intensif Tanggap Bencana.

28 November 2025 - 13:49 WIB

Pengusaha Di Kudus Tidak Keberatan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Naik Tahun 2026.

26 November 2025 - 23:38 WIB

Satlantas Polres Demak Bersama Jasa Raharja Gelar Operasi Zebra Candi 2025 Di Pendopo Kecamatan Mranggen.

26 November 2025 - 16:05 WIB

Dalam Rangka Operasi Zebra Candi 2025, Satlantas Polres Demak Gelar Ramp Check Dan Layanan Kesehatan.

25 November 2025 - 08:45 WIB

375 Pelanggar Terjaring Oleh Polres Demak, Dalam Operasi Zebra Candi 2025.

24 November 2025 - 05:57 WIB

Satlantas Polres Demak Gelar Jum’at Berkah Dan Sosialiasi Operasi Zebra Candi 2025.

21 November 2025 - 18:19 WIB

Trending di Berita