Menu

Mode Gelap
Desa Kelet Jepara Bersama IPMAFA Pati Jalin Kerjasama Pengembangan Smart Village Sebaran Kursi Setiap Dapil di Kabupaten Pati Mengenal Haul Soero Dimedjo Soerat, Seorang Demang Wotan Pati Yayasan Peduli Difabel di Kajen Fasilitasi Masyarakat Akses Layanan Dinsos dan Puskesmas Meriahkan Haul Mbah Mutamakkin Kajen, Keluarga Mathaliul Falah Selenggarakan Kolaborasi Mathole’ Fest

Berita · 17 Mar 2025 01:43 WIB ·

Bupati Jepara Tawarkan Rencana Pembiayaan Proyek Pelabuhan Di Jepara Pada Investor Spanyol.


					Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Metro7online.com.JEPARA-Bupati Jepara Witiarso Utomo tampaknya serius membangun pelabuhan. Salah satunya dengan menawarkan pembiayaan proyek kepada investor Spanyol.

Tawaran disampaikan bupati yang akrab disapa Wiwit itu saat bertemu Duta Besar (Dubes) Spanyol untuk Indonesia, Fransisco de Asís Aguilera di Kantor Kedutaan Besar (Kedubes) Spanyol, Jakarta Pusat, pada(14/3/2025).

Menurut Wiwit, Kota Valencia di Spanyol merupakan kota pelabuhan terbesar keempat di negeri Matador itu.

Pelabuhan Port de Valencia merupakan salah satu pusat logistik terpenting di spanyol dan menjadi pelabuhan tersibuk kedua di laut mediterania. Untuk itu, Wiwit menyampaikan rencana pembangunan pelabuhan di Jepara.

”Kami menawarkan investasi di bidang pelabuhan. Di RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) kita sudah ada, lokasinya di Balong. Nantinya untuk pelabuhan industri,” tandasnya.

Wiwit menjelaskan, pentingnya pembangunan pelabuhan tersebut mengingat lokasi Jepara di ujung utara Pulau Jawa sangat strategis.

Dengan adanya pelabuhan, juga dapat mempermudah akses logistik sejumlah pabrik yang ada di Jepara. Sehingga ia berharap kemajuan tersebut dapat membawa angin sejuk bagi iklim investasi di Jepara.

Diberitakan sebelumnya, untuk bisa membangun pelabuhan itu, dibutuhkan anggaran sekitar Rp 71 triliun. Rencananya, pelabuhan akan dibangun di Desa Balong, Kecamatan Kembang.

Lahan yang siap dipakai pembangunan pelabuhan untuk mendongkrak perekonomian Kota Ukir itu seluas 900 hektare. Lahan tersebut milik Perhutani dan PTPN (PT Perkebunan Nusantara) IX.

Alasan memilih lokasi itu karena laut di kawasan perairan Balong memiliki karakter geologis yang dalam dan cenderung stabil. Sehingga kapal ekspor maupun impor, menurutnya bisa leluasa beraktivitas di pelabuhan tersebut.

Pelabuhan tersebut diproyeksikan dapat melayani empat kabupaten sekaligus. Yaitu Kabupaten Jepara, Kudus, Pati dan Rembang. Pelabuhan ini diproyeksikan bisa menjadi pelabuhan ekspor dan impor, Pungkasnya.(metro7online.com/sbr hms Pemkab Jepara).

 

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Satsamapta Polres Demak Lakukan Latihan Intensif Tanggap Bencana.

28 November 2025 - 13:49 WIB

Pengusaha Di Kudus Tidak Keberatan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Naik Tahun 2026.

26 November 2025 - 23:38 WIB

Satlantas Polres Demak Bersama Jasa Raharja Gelar Operasi Zebra Candi 2025 Di Pendopo Kecamatan Mranggen.

26 November 2025 - 16:05 WIB

Dalam Rangka Operasi Zebra Candi 2025, Satlantas Polres Demak Gelar Ramp Check Dan Layanan Kesehatan.

25 November 2025 - 08:45 WIB

375 Pelanggar Terjaring Oleh Polres Demak, Dalam Operasi Zebra Candi 2025.

24 November 2025 - 05:57 WIB

Satlantas Polres Demak Gelar Jum’at Berkah Dan Sosialiasi Operasi Zebra Candi 2025.

21 November 2025 - 18:19 WIB

Trending di Berita