Menu

Mode Gelap
Desa Kelet Jepara Bersama IPMAFA Pati Jalin Kerjasama Pengembangan Smart Village Sebaran Kursi Setiap Dapil di Kabupaten Pati Mengenal Haul Soero Dimedjo Soerat, Seorang Demang Wotan Pati Yayasan Peduli Difabel di Kajen Fasilitasi Masyarakat Akses Layanan Dinsos dan Puskesmas Meriahkan Haul Mbah Mutamakkin Kajen, Keluarga Mathaliul Falah Selenggarakan Kolaborasi Mathole’ Fest

Berita · 19 Mar 2025 10:19 WIB ·

Pemkab Kudus Gelar Musrenbang, Bupati Samani Harapkan Dapat Menyerap Aspirasi Masyarakat.


					Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

 

Metro7online.com.KUDUS– Pemerintah Kabupaten Kudus menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang menyesuaikan dengan visi dan misi Bupati Kudus, Samani Intaloris, dan Wakil Bupati Kudus, Bellinda Putri Sabrina Birton.

Dalam forum tersebut, berbagai aspirasi dari masyarakat turut menjadi bahan pertimbangan, terutama terkait skala prioritas pembangunan untuk lima tahun ke depan.

”Selain menyesuaikan dengan visi-misi, kami juga menampung berbagai masukan dari masyarakat,” ungkap Bupati Kudus, Samani Intaloris, pada (18/3/2025).

Samani juga menegaskan bahwa, seperti di daerah lain, tantangan utama dalam pembangunan daerah adalah ketimpangan antara pendapatan dan pengeluaran.

Namun, pihaknya akan tetap menyesuaikan skala prioritas dengan kebijakan pemerintah pusat agar program-program strategis tetap berjalan.

”Sulit menghindari kenyataan bahwa pengeluaran daerah lebih besar daripada pendapatan. Namun, kami harus menyesuaikan dan memprioritaskan program yang benar-benar mendesak serta mendukung pembangunan daerah,” lanjutnya.

Salah satu upaya Pemkab Kudus dalam meningkatkan pendapatan daerah adalah dengan mengoptimalkan insentif dari Kementerian Keuangan RI. Menurut Samani, insentif tersebut diberikan berdasarkan kinerja dan prestasi daerah dari setiap OPD.

”Insentif ini harus dimaksimalkan. Semakin berprestasi OPD kita, semakin banyak kucuran dana yang diterima. Maka dari itu, pencapaian daerah harus terus ditingkatkan agar memperoleh dana lebih besar,” jelasnya.

Selain mengandalkan insentif dari pemerintah pusat, Kudus juga berupaya menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan menerapkan digitalisasi sistem pemungutan pajak. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi kebocoran pendapatan.

Dengan pendekatan ini, Pemkab Kudus optimistis dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan daerah serta mempercepat pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kebijakan Pemerintah Pusat.(metro7online.com/sbr hms Pemkab Kudus).

 

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Satsamapta Polres Demak Lakukan Latihan Intensif Tanggap Bencana.

28 November 2025 - 13:49 WIB

Pengusaha Di Kudus Tidak Keberatan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Naik Tahun 2026.

26 November 2025 - 23:38 WIB

Satlantas Polres Demak Bersama Jasa Raharja Gelar Operasi Zebra Candi 2025 Di Pendopo Kecamatan Mranggen.

26 November 2025 - 16:05 WIB

Dalam Rangka Operasi Zebra Candi 2025, Satlantas Polres Demak Gelar Ramp Check Dan Layanan Kesehatan.

25 November 2025 - 08:45 WIB

375 Pelanggar Terjaring Oleh Polres Demak, Dalam Operasi Zebra Candi 2025.

24 November 2025 - 05:57 WIB

Satlantas Polres Demak Gelar Jum’at Berkah Dan Sosialiasi Operasi Zebra Candi 2025.

21 November 2025 - 18:19 WIB

Trending di Berita