Metro7online.com – Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin Maimoen menyatakan layanan aduan masyarakat Jateng kini di dekatkan ke daerah melalui sejumlah cabang dinas agar respons pemerintah terhadap persoalan warga bisa lebih cepat dan merata.
“Rumah gubernur itu rumah rakyat, kita sebut ngopeni omah, ngelakoni sesarengan (menjaga rumah, melakukan bersama-sama). Kita mendengarkan seluruh keluh kesah masyarakat,” katanya setelah meresmikan Rumah Rakyat yang dirangkai dengan dialog “Gubernur Menyapa” di Aula Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Jawa Tengah, Purwokerto Kabupaten Banyumas, pada (14-2-2026).
Menurut dia, wilayah Jawa Tengah yang luas membuat layanan aduan tidak efektif jika hanya terpusat di rumah dinas atau kantor gubernur.
Oleh karena itu, kata dia, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyebar titik layanan aduan melalui cabang dinas, termasuk di wilayah Banyumas dan sekitarnya.
Ia mengatakan masyarakat sebenarnya sudah dapat menyampaikan laporan melalui berbagai kanal digital dan hotline pengaduan.
Akan tetapi, lanjut dia, sebagian warga masih memilih datang langsung agar persoalannya segera ditindaklanjuti.
“Kami ingin mendekatkan layanan supaya masyarakat merasa di-openi. Aduan yang butuh penanganan cepat bisa langsung masuk melalui cabang dinas,” katanya.
Taj Yasin mencontohkan respons cepat penanganan bencana longsor di Kabupaten Cilacap serta berbagai laporan kerusakan lingkungan di wilayah Banyumas Raya, termasuk kawasan sekitar Gunung Slamet.
Terkait aktivitas pertambangan di sekitar kawasan tersebut, ia mengatakan pemerintah provinsi telah melakukan penertiban dan penghentian sementara sejumlah kegiatan sambil menunggu koordinasi dan keputusan dari pemerintah pusat sebagai pemegang kewenangan perizinan.
“Kami setop dulu sambil menunggu koordinasi dengan pemerintah pusat. Semua aduan masyarakat kami catat, termasuk dampak lingkungannya,” katanya menegaskan.
Ditemui usai acara, Wagub mengatakan pada kesempatan tersebut pihaknya juga meresmikan rumah rakyat di lingkungan cabang dinas pendidikan di Banyumas sebagai titik layanan aduan langsung bagi masyarakat.
“Hari ini saya meresmikan Rumah Rakyat. Dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Jawa Tengah di Kabupaten Banyumas, kita menjadikan rumah rakyat,” katanya menjelaskan.
Ia mengharapkan keberadaan rumah rakyat tersebut membuat warga lebih mudah dan terarah dalam menyampaikan laporan kepada pemerintah melalui kanal resmi yang telah disediakan.
“Harapannya masyarakat bisa memberikan aduan lebih dekat kepada pemerintah, tidak liar, bisa melalui kanal-kanal yang sudah kami sediakan, termasuk kantor gubernur rumah rakyat,” katanya (metro7online.com /sbr hms Pemprov Jateng).











