Metro7online.com.BLORA- Pemerintah Kabupaten Blora menggelar upacara pengambilan sumpah dan janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pendopo Rumah Dinas Bupati pada (31/3/2026).
Total ada 220 PNS yang mengikuti, terdiri dari 196 orang formasi CPNS 2024, 22 orang pindahan dari kementerian yang belum sempat diambil sumpah, serta 2 orang dari lulusan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN).
“Sebenarnya ini sisa yang lama. Ini hasil 2024 ya dan sesuai dengan kebutuhan karena kita kan ada yang pensiun, jadi istilahnya untuk mengisi kekosongan ini,” kata Bupati Blora, Arief Rohman saat ditemui seusai upacara pelantikan tersebut.
Arief menjelaskan, pelantikan PNS ini tidak mempengaruhi beban anggaran belanja daerah.
“Sudah dihitung, sudah dirumuskan. Termasuk nanti ketika memang jumlah kebutuhan ini cukup ya kita belum ada pengangkatan lagi, kita belum mengajukan penambahan pegawai lagi, kita memaksimalkan yang ada itu,” terang dia.
Disinggung terkait dengan efisiensi anggaran yang tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025, pihaknya mengaku sudah melakukannya.
Ia mencontohkan pada Dinas Pendidikan, banyak sekolah yang kekurangan siswa, kemudian dibuat regrouping atau pengelompokan ulang.
Sekolah-sekolah yang kekurangan siswa kemudian digabung, agar siswanya tambah banyak.
Sedangkan sekolah yang ditinggalkan siswanya, secara otomatis tidak ada kegiatan belajar mengajar.
“Seperti halnya di pendidikan. Kita kan melakukan regrouping. Ini dalam rangka untuk penghematan juga.
Kalau ada sekolah-sekolah yang diregrouping ini kan untuk nanti belanja pegawai dan sebagainya kan ada penurunan belanja itu,” jelas dia.(metro7online.com. /sbr hms Pemkab Blora).












