Metro7online–com.REMBANG – Polres Rembang, Jawa Tengah menerjunkan sedikitnya 174 personel guna mengamankan rangkaian perayaan wafat Isa Al-Masih dan Paskah di sejumlah gereja di wilayah Kabupaten Rembang.
“Pengamanan mulai Kamis hari ini hingga Minggu, 2 sampai Dengan 5 April dan melibatkan semua pejabat utama di Mapolres Rembang,” kata Kapolres Rembang AKBP M. Faisal Pratama di sela-sela kegiatan,pada (05/04/2026).
Ia menjelaskan 174 personel itu bertugas mengamankan sejumlah rangkaian ibadah Paskah di beberapa gereja Rembang.
Kamis ada 3 tempat yakni : Gereja Santo Petrus Paulus di Jalan Diponegoro No 93 Rembang; Gereja Katholik Maria Imacullata di Jalan Untung Suropati No. 42 Lasem, Gereja Maria Ratu Rosari di Jalan raya pantura desa Karangharjo Kragan.
Hari Jumat Agung ada 6 tempat yakni: Gereja Kristen Indonesia (GKI) Rembang di Jalan DR Wahidin 32 Rembang, Gereja Kristen Jawa (GKJ) Jalan MH Thamrin No. 01 Tasikagung Rembang, Gereja Santo Petrus Paulus di Jalan Diponegoro No 93 Rembang, Gereja Katholik Maria Imacullata di Jalan Untung Suropati No. 42 Lasem, Gereja Maria Ratu Rosari di Jalan raya pantura desa Karangharjo Kragan, GPDI (Gereja Pantekosta Di Indonesia) Mahanaim di Jalan Kartini No. 11 Rembang, GBI (Gereja Bethel Indonesia) di Jalan P. Diponegoro Rembang.
Sabtu Suci kegiatan ada di Gereja Santo Petrus Paulus di Jalan Diponegoro No 93 Rembang.
Minggu Paskah : Gereja Kristen Indonesia (GKI) Rembang di Jalan DR Wahidin 32 Rembang, GPDI (Gereja Pantekosta Di Indonesia) Mahanaim di Jalan Kartini No. 11 Rembang, Gereja Kristen Jawa (GKJ) Jalan MH Thamrin No. 01 Tasikagung Rembang, Gereja Santo Petrus Paulus di Jalan Diponegoro No 93 Rembang, Gereja Katholik Maria Imacullata di Jalan Untung Suropati No. 42 Lasem, Gereja Maria Ratu Rosari di Jalan raya pantura desa Karangharjo Kragan, GBI (Gereja Bethel Indonesia) di Jalan P. Diponegoro Rembang.
Kapolres menjelaskan pengamanan dimulai dengan melakukan sterilisasi di semua gereja, seperti menerjunkan tim pendeteksi bahan peledak dan apel pengarahan pasukan.
“Sterilisasi kami lakukan sebelum ibadah dilakukan,” katanya.
Menurut Kapolres, pengamanan rangkaian Paskah di Rembang ini dengan dua pola, yakni pola pengamanan terbuka dan tertutup.
“Pola pengamanan terbuka dilakukan oleh personel berpakaian dinas, sedangkan pengamanan tertutup oleh personel berpakaian preman,” katanya.
Orang nomor satu di Polres Rembang ini lebih lanjut menjelaskan, dua pola pengamanan itu dilakukan, karena petugas ingin agar segala bentuk kegiatan bisa ditangani dengan melakukan deteksi dini.
“Dan, itu bisa dilakukan oleh petugas berpakaian preman,” katanya.
“Kami berharap rangkaian ibadah Paskah tahun ini berjalan dengan khidmat, aman, dan lancar. Kami juga meminta masyarakat untuk segera melapor ke hotline call center 110 jika menemukan hal-hal yang mencurigakan di sekitar lokasi ibadah,” katanya menambahkan.
Serangkaian kegiatan ibadah umat Kristiani pada Paskah adalah Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci, dan Minggu Paskah.
“Semua rangkaian kegiatan ini yang menjadi fokus pengamanan kami, sehingga saudara-saudara kita umat Kristiani bisa menjalankan ibadah dengan tenang dan hikmat,” kata Kapolres.(metro7online.com./sbr hms Polres Rembang).












