Menu

Mode Gelap
Polres Demak Gelar Apel Pasukan Dan Siapkan Empat Pos Pengamanan. Polres Demak Musnahkan 3.832 Botol Miras, Hasil Operasi Pekat Candi 2026. Di Hadapan Bupati Dan Wali Kota Se-Jateng, Gubernur Jawa Tengah Tegaskan Kasus Yang Menimpa Dua Kepala Daerah Jadilah Yang Terakhir. Di Hadapan Bupati Dan Wali Kota Gubernur Jawa Tengah Tegaskan,Kasus Korupsi Yang Menimpa Dua Kepala Daerah Jadilah Pelajaran Terakhir . Polisi Temukan Jenazah Tanpa Identitas Di Pantai Glagah Wangi Demak. Dukung Swasembada Pangan Kapolres Demak Bersama Petani Serentak Melakukan Penanaman Jagung Di Karangawen.

Berita

Pemantau Pemilihan Perisai Demokrasi Bangsa Akan Laporkan Pihak Yang Berupaya Merusak Demokrasi.

badge-check


					Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

 

Metro7online.com.PATI – Perisai Demokrasi Bangsa, sebuah lembaga pemantau pemilihan, menyatakan akan melaporkan pihak-pihak yang terbukti menyebarkan spanduk-spanduk provokatif yang berpotensi memecah belah masyarakat pada Pilkada 2024. Spanduk-spanduk tersebut diketahui beredar di berbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, khususnya pada masa tenang dan setelah pemungutan suara (29-11-2024).

Ketua Umum Perisai Demokrasi Bangsa, Muhammad Rikza Hasballa, menyatakan keprihatinannya atas beredarnya spanduk-spanduk provokatif tersebut. Ia menilai bahwa tindakan ini merupakan upaya untuk merusak demokrasi dan mengganggu stabilitas keamanan di daerah.

“Kami melihat adanya upaya untuk merusak demokrasi melalui penyebaran spanduk-spanduk provokatif ini. Tindakan ini sangat tidak bertanggung jawab dan dapat memicu konflik di masyarakat,” ujar Rikza.

Rikza menjelaskan bahwa Perisai Demokrasi Bangsa telah memantau secara intensif situasi di lapangan dan menemukan sejumlah spanduk yang bermuatan provokatif. Spanduk-spanduk tersebut berisi pesan-pesan yang menghasut dan berpotensi menimbulkan perpecahan di masyarakat.

“Kami telah mengumpulkan bukti-bukti terkait penyebaran spanduk-spanduk provokatif ini. Kami akan segera melaporkan temuan ini kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti,” tegas Rikza.

Perisai Demokrasi Bangsa berharap agar pihak berwenang dapat menindak tegas para pelaku penyebaran spanduk-spanduk provokatif tersebut. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas keamanan dan menciptakan iklim demokrasi yang sehat di Indonesia.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga demokrasi dan menolak segala bentuk upaya untuk merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara,” pungkas Rikza.(metro7online.com./sbr pemantau pemilihan perisai demokrasi bangsa).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polres Demak Gelar Apel Pasukan Dan Siapkan Empat Pos Pengamanan.

13 Maret 2026 - 00:51 WIB

Polres Demak Musnahkan 3.832 Botol Miras, Hasil Operasi Pekat Candi 2026.

12 Maret 2026 - 07:26 WIB

Di Hadapan Bupati Dan Wali Kota Se-Jateng, Gubernur Jawa Tengah Tegaskan Kasus Yang Menimpa Dua Kepala Daerah Jadilah Yang Terakhir.

10 Maret 2026 - 01:40 WIB

Di Hadapan Bupati Dan Wali Kota Gubernur Jawa Tengah Tegaskan,Kasus Korupsi Yang Menimpa Dua Kepala Daerah Jadilah Pelajaran Terakhir .

10 Maret 2026 - 01:24 WIB

Polisi Temukan Jenazah Tanpa Identitas Di Pantai Glagah Wangi Demak.

9 Maret 2026 - 04:11 WIB

Trending di Berita