Menu

Mode Gelap
Desa Kelet Jepara Bersama IPMAFA Pati Jalin Kerjasama Pengembangan Smart Village Sebaran Kursi Setiap Dapil di Kabupaten Pati Mengenal Haul Soero Dimedjo Soerat, Seorang Demang Wotan Pati Yayasan Peduli Difabel di Kajen Fasilitasi Masyarakat Akses Layanan Dinsos dan Puskesmas Meriahkan Haul Mbah Mutamakkin Kajen, Keluarga Mathaliul Falah Selenggarakan Kolaborasi Mathole’ Fest

Berita · 9 Des 2024 00:43 WIB ·

Pj Bupati Pati Hadiri Acara Dalam Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia 2024.


					Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Metro7online.com.PATI– Pj Bupati Pati Resmi Buka Acara Dalam Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) Kabupaten Pati Tahun 2024 Dan Sosialisasi Anti Korupsi Oleh Tokoh Lintas Agama dengan tema “Teguhkan Komitmen Berantas Korupsi untuk Indonesia Maju” di Pendopo Kabupaten Pati, (5-12).

Acara ini bertujuan untuk memperkuat sinergi semua pihak dalam upaya pemberantasan korupsi, melalui pendekatan yang melibatkan moral, etika, dan nilai-nilai agama.

Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Sekretaris Itda Provinsi Jateng, Inspektur Daerah Kab. Pati, Para Kepala OPD, Camat, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pati, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Jawa Tengah, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), serta tokoh lintas agama lainnya.

Dalam laporannya, Inspektur Daerah Kabupaten Pati, Agus Eko Wibowo menyampaikan pentingnya peringatan Hakordia sebagai pengingat bahwa pemberantasan korupsi adalah tugas yang harus dilakukan dengan sepenuh hati.

“Korupsi merupakan tantangan besar bagi kemajuan bangsa, yang tidak hanya merugikan negara secara finansial tetapi juga menciptakan ketimpangan sosial,” ujarnya.

Dalam Sambutannya, Pj Bupati Pati, Sujarwanto Dwiatmoko, menegaskan bahwa Hakordia merupakan momentum penting untuk mengingatkan semua pihak tentang bahaya laten korupsi. Ia menyoroti bahwa korupsi adalah musuh bersama yang harus dilawan melalui sinergi dan kolaborasi lintas sektor.

“Kita tidak hanya menitikberatkan pada penegakan hukum, tetapi juga pada pencegahan yang sistematis dan berkelanjutan. Melalui tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel, kita dapat menciptakan ekosistem ekosistem yang bebas dari intervensi kepentingan tertentu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran tokoh agama dalam upaya pemberantasan korupsi. “Nilai-nilai ajaran agama sangat tegas melarang tindakan yang merugikan pihak lain, termasuk korupsi.

Melalui mimbar-mimbar pengajaran agama, diharapkan tercipta generasi yang berintegritas, jujur, dan berani mewujudkan kebenaran,” tambahnya.

Acara ini juga diisi dengan sosialisasi antikorupsi yang melibatkan tokoh lintas agama dan penyuluh antikorupsi. Diharapkan, kegiatan ini dapat memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya kelestarian, yang kemudian dapat disebarkan ke lingkungan dan komunitas masing-masing.
(metro7online.com/sbr hms Pemkab Pati).

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Satsamapta Polres Demak Lakukan Latihan Intensif Tanggap Bencana.

28 November 2025 - 13:49 WIB

Pengusaha Di Kudus Tidak Keberatan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Naik Tahun 2026.

26 November 2025 - 23:38 WIB

Satlantas Polres Demak Bersama Jasa Raharja Gelar Operasi Zebra Candi 2025 Di Pendopo Kecamatan Mranggen.

26 November 2025 - 16:05 WIB

Dalam Rangka Operasi Zebra Candi 2025, Satlantas Polres Demak Gelar Ramp Check Dan Layanan Kesehatan.

25 November 2025 - 08:45 WIB

375 Pelanggar Terjaring Oleh Polres Demak, Dalam Operasi Zebra Candi 2025.

24 November 2025 - 05:57 WIB

Satlantas Polres Demak Gelar Jum’at Berkah Dan Sosialiasi Operasi Zebra Candi 2025.

21 November 2025 - 18:19 WIB

Trending di Berita