Menu

Mode Gelap
Kapolres Demak Tekankan Pentingnya Optimalisasi Peran Babinkamtibmas Selama Ramadhan Di Daerah Binaan. Laskar Demang Wotan Menyerahkan Surat Pemberitahuan Ke Polresta Pati. Ombudsman Lakukan Sidak Di Samsat l Kota Semarang. Polres kudus Berhasil Gagalkan Rencana Tawuran Yang Melibatkan Puluhan Remaja. Ramadhan 1447H Satlantas Polresta Pati Ajak Masyarakat Sahur On The Road. Sebanyak 300 0rang Mualaf Se-Kabupaten Pati Terima Santunan Dan Bingkisan Ramadhan 1447 H.

Berita

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Berikan Bantuan Perpanjangan SIM Pada Ratusan Pengemudi Ojol.

badge-check


					Oplus_16908288 Perbesar

Oplus_16908288

Metro7online.com.SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meminta ratusan pengemudi ojek online (ojol) memperpanjang surat izin mengemudi (SIM) secara gratis.

Program ini diberikan kepada pengemudi yang mengikuti Saresehan Mitra Ojek Online (Ojol) dan Angkutan Sewa Khusus (ASK) di GOR Jatidiri Semarang Pada (12/9/2025).

“Di sini yang SIM-nya mati angkat tangan, kumpulin. Saya yang bayar, pemerintah provinsi yang bayar. Langsung daftar ke belakang, itu ada ibu-ibu polwan,” kata Luthfi dalam keterangan tertulis.

SIM Mati 1 Hari Saja Tidak Bisa Diperpanjang, Harus Bikin Baru Luthfi menekankan, kecelakaan lalu lintas merupakan penyumbang kematian terbesar di Jawa Tengah.

Oleh karena itu, persyaratan keselamatan di jalan raya, salah satunya kepemilikan SIM yang aktif, harus dipenuhi.

Maka kita dahulukan para sopir yang SIM-nya mati. Kita bantu agar tidak terjadi laka lantas saat di jalanan, ujarnya.

Kebijakan ini disambut antusias oleh para driver ojol. Mereka beramai-ramai memperpanjang SIM-nya.

Driver Ojol Pulang Dapat Rp 400.000 Salah seorang pengemudi, Joko Purnomo, yang telah tujuh tahun menjadi driver Grab, mengaku bersyukur karena dapat menghemat biaya perpanjangan SIM.

“Alhamdulillah itu merupakan kebijakan dari pemerintah Jawa Tengah ya. Semoga dengan ini kami driver ojol lebih semangat mencari orderan.

Peran pemerintah sangat membantu untuk kelancaran kami bekerja, terutama dengan aktifnya SIM ini,” ujarnya. Joko mengaku SIM-nya telah mati kurang lebih satu tahun karena penghasilan hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari keluarga.

Pengemudi lain, Musafak, menyampaikan hal serupa. SIM miliknya sudah mati sejak Juni 2024. Ia sangat terbantu dengan program gratis ini. “Alhamdulillah ada kesempatan perpanjangan SIM lagi, gratis. Tadinya kan enggak ada uang untuk perpanjangan SIM. Terima kasih sekali, sangat membantu kami,” Terimakasih Pak Gubernur.(metro7online.com/sbr hms Pemprov Jateng).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kapolres Demak Tekankan Pentingnya Optimalisasi Peran Babinkamtibmas Selama Ramadhan Di Daerah Binaan.

4 Maret 2026 - 14:56 WIB

Laskar Demang Wotan Menyerahkan Surat Pemberitahuan Ke Polresta Pati.

2 Maret 2026 - 06:44 WIB

Ombudsman Lakukan Sidak Di Samsat l Kota Semarang.

2 Maret 2026 - 02:06 WIB

Polres kudus Berhasil Gagalkan Rencana Tawuran Yang Melibatkan Puluhan Remaja.

2 Maret 2026 - 01:12 WIB

Ramadhan 1447H Satlantas Polresta Pati Ajak Masyarakat Sahur On The Road.

1 Maret 2026 - 08:52 WIB

Trending di Berita